Apa itu barang langka, unik, klasik & antik?

(sumber gambar: pixabay)


Kita semua pasti sering mendengar istilah-istilah tersebut. Tapi tidak semua kita memahami arti kata atau definisinya. Padahal...dengan mencari tahu dan memahami definisinya, akan sangat membantu dalam menentukan barang-barang atau hal apa saja yang termasuk kedalam kategori tersebut.

Baca juga: Syarat-syarat benda masuk koleksi museum


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah-istilah tersebut diartikan sebagai berikut (adjektiva-nya):

Langka:
"Jarang didapat, jarang ditemukan, jarang terjadi"

    Unik:
    "Tersendiri dalam bentuk atau jenisnya, lain daripada yang lain, tidak ada persamaan dengan yang lain, khusus"

      Klasik:
      "Mempunyai nilai atau mutu yang diakui dan menjadi tolok ukur kesempurnaan yang abadi, tertinggi. Bersifat seni klasik, yaitu sederhana serasi dan tidak berlebihan, termasyhur karena bersejarah, tradisional dan indah"

        Antik:
        "Kuno, tetapi tetap bernilai sebagai hasil karya seni atau benda budaya".


          Berkaitan dengan barang-barang "koleksi", sebenarnya tidak ditemukan definisi umum dan baku yang digunakan secara luas oleh masyarakat. Hal ini mungkin disebabkan karena tidak adanya kesamaan atau sulitnya membuat standarisasi & penentuan nilai terhadap barang-barang tersebut (seberapa langka, unik, klasik & antiknya barang-barang tersebut). Namun pada kesempatan ini, dengan mengacu pada definisi diatas, penulis mencoba membuat definisi tersendiri (khususnya untuk penggunaan didalam blog ini), yaitu sebagai berikut:

          1. Barang langka
          Barang langka adalah segala sesuatu yang berwujud (benda), baik buatan manusia atau alam, yang jumlahnya sedikit atau dibuat dalam jumlah terbatas. Barang-barang ini dapat mempunyai nilai yang sangat tinggi apabila mempunyai estetika atau mempunyai keunikan tersendiri.

          2. Barang unik
          Barang unik adalah benda buatan manusia atau alam yang jumlahnya bisa cukup banyak namun mempunyai bentuk atau jenis tersendiri, lain daripada yang lain atau tidak ada persamaan dengan yang lain. Kekhususan-kekhususan yang terkandung didalamnya membuat barang-barang ini mempunyai nilai tinggi.

          3. Barang klasik
          Barang klasik umumnya adalah benda buatan manusia yang mempunyai nilai atau mutu yang diakui dan menjadi tolok ukur kesempurnaan abadi, tertinggi. Bersifat seni (sederhana serasi dan tidak berlebihan), termasyhur karena bersejarah, tradisional dan indah. Barang-barang ini juga dapat berupa bangunan atau karya sastra yang bernilai tinggi (serta langgeng dan sering dijadikan tolok ukur, atau karya susastra zaman kuno yang bernilai kekal).

          4. Barang antik
          Barang antik umumnya adalah benda buatan manusia yang dibuat pada masa lampau (kuno), tetapi tetap bernilai sebagai karya seni atau benda budaya. Semakin tinggi nilai seni dan atau sejarahnya kemungkinan akan semakin antik dan semakin tinggi nilainya.


          Baca juga: Apa itu Cagar Budaya & kriterianya berdasarkan UU-RI

          Posting Komentar

          0 Komentar